Senin, 16 Desember 2013

HAMBATAN DALAM PERKEMBANGAN FISIK-MOTORIK ANAK
Fisik atau tubuh manusia merupakan sistem organ yang kompleks dan sangat mengagumkan.Berkaitan dengan perkembangan fisik ini Kuhlen dan Thompson mengemukakan bahwa perkembangan fisik individu meliputi empat aspek, yaitu : sistem syaraf yang sangat mempengaruhi perkembangan kecerdasan dan emosi. otot-oto yang mempengaruhi perkembangan kekuatan dan kemampuan motorik. kelenjar endokrin, yang menyebabkan munculnya tingkah laku bary struktur fisik atau tubuh yang meliputi tinggi, berat, dan proporsi Aspek fisik yang paling penting adalah otak sebagai pusat atau sentral perkembangan dan fungsi perkembangan.otak mempunyai pengruh yang sangat menentukan bagi perkembangan individu lainnya. Perkembangan fisik sangat berkaitan erat dengan perkembangan motorik anak.Motorik merupakan perkembangan pengendalian gerakan tubuh melalui kegiatan yang terkoordinir antara susunan saraf , otot, dan otak. Perkembangan motorik meliputi motorik kasar dan motorik halus.Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot –otot besar,Sedangkan motorik halus adalah gerakan yang menggunakan otot-otot halus atau sebagai anggota tubuh tertentu yang dipengaruhi oleh kesempatan belajar dan berlatih
Study mengenai perkembangan fisik menyatakan bahwa bahaya paling besar adalah terhadap kehadupan psikologis seseorang Sakit Pengaruh penyakit, terlepas dari apakah penyebab eisik atau psikologis , namun suatu hal cukup jelas bahwa apapun bentuk gangguan itu akan mempengaruhi perkembangan , prilaku, pembentukan kepribadiaan, dan sikap anak. Penyakit tersebut dapat bersifat menahun , atau singkat. Seberapa besar dan dan parah pengaruhnya pada si anak sebagian besar tergantung dari si9kap mental si anak sendiri. Pengaruh penyakit yang umum
a.Pertumbuhan dan perkembangan tubuh . Jika anak mengalami penyakit yang lama dan menahun maka pertumbuhan tubuhnya akan terhambat. Lebih-lebih bila sakitnya terjadi pada saat pertumbuhan berjalan cepat. Dan hamper semua penyakit menyebabkan penurunan berat badan .
b.Pengaruh lanjutan sakit Karena sakit, Pertumbuhan fisik anak jadi terhambat.
c.Emosi meningkat. Sakit menyebabkan kegoncangan terhadap keseimbangan. Anak yang sedang sakit hamper selalu memperlihatkan sikap yang mudah tersinggung, mudah cemas, dan pemarah.
d.Prilaku sosial . Anak yang sering sakit lama, sering kali menjadi kikukk dan canggung untuk bermain kembali. Apabila sering dimanja anak akan sering mengembangkan sikap yang tidak sehat terhadap dirinya
e. Keterbatasan untuk bergerak .
f. Tugas sekolah yang tertinggal .
g. Kesulitan prilaku. Bila sakit ia suka rewel dan menuntut perhatian, Ada kemungkinan menjadikan ia sebagai anak yang agresif dan banyak menuntut. h. Gangguan kepribadiaan. Ini biasa terjadi pada anak yang menderita penyakit menahun, misalnya diabetes atau anak yang sakitnya sebentar tapi parah. Gizi Akibat kurang gizi : pembentukkan tubuh. Anak yang masa balitanya kekurangan makanan bergizi, biasanya akan menghadapi kelambatan pertumbuhan, semakin berat kekurangan gizi tersebut semakin nyata pula kecendrungan bnentuk tubuhnya. b.Besar kecilnya tenaga Anak yang terlalu kekurangan gizi akan cendrung menjadi minat terhadap kegiatan sekitarnya. Saat bermain lebih memilih mainan yang tidak anak yang lemah dan kurang melelahkan c.Kesehatan Anak yang kekurangan gizi lebih sering sakit pada masa kanak- kanaknya d.Keadaan emosionalitas . Dirinya berbeda dari temannya karena dia telah mengalami sendiri bagaimana sikap dan pendapat orang lain terhadap bentuk tubuhnya. Reaksi yang sering muncul terhadap anak-anak dengan penyimpangan bentuk tubuh *. Anak-anak yang terlalu gemuk dan berat tubuh melebihi berat normal, akan mengalami hambatan mengikuti aturan main. *. Anak-anak yang terlalu tinggi atau gemuk bila dibandingkan dengan temannya seringkali menampilkan prilaku yang canggung dan lamban. Hal ini membuat mereka selalu berhati-hati dan terlalu sadarakan kekurangan dirinya *.Anak dengan penyimpangan bentuk tubuh yang melebihi normal atau pun selalu rendah membuatnya cendrung menderita penyakit, misalnya diabetes, tekanan darah tinggi, atau gangguan jantung *. Sikap social terhadap bentuk tubuh anak dapat meninggalkan luka psikologis yang sangat membekas dalam diri anak, Sehingga mempunyai pandangan yang kurang wajar terhadap dirinya. *.Bentuk yang nyata berkelainan memang akan menimbulkan rasa penolakan diri teman-temannya C. Hambatan Dalam Perkembangan Motorik Anak Perkembangan motorik yang terhambat berarti perkembangan motorik yang berada di bawah normal umur anak.Akibatnya, pada umur tertentu anak tidak menguasai tugas perkembangan yang diharapkan kelompok sisialnya. Banyak penyebab terlambatnya perkembangan motorik , sebagian dapat dikendalikan dan sebagian tidak. Hal itu mungkin timbul dari kerusakan otak pada waktu lahir atau kondisi pralahir yang tidak menguntungkan, Akan tetapi, keterlambatan lebih sering disebabkan kurangnya keterampilan motorik Proses perkembangan seorang anak tidak berarti bertambah besar atau bertambah usia saja, akan tetapi juga bertambah berat., pandai dan terampil. Aktifitas bermainnya pun bertambah, melalui bermain anak dapat belajar, untuk melakukan aktivitas bermain ia perlu gerak, karena itu kemampuan gerak merupakan aspek penting yang merupakan pendukung bagi perkembangan anak secara keseluruhan. Apabila anak mengalami hambatan dalam perkembangan motoriknya, akan mengakibatkan anak akan mengalami keterlambatan dalam melakukan gerak dan juga perkembangan motorik anak akan menghambat akses pada sumber-sumber eksternal serta regulasi emosi dan kecerdasan. Pemakai tangan kiri Pemakai tangan kiri merupakan bahaya potensial bagi penyesuaian social dan pribadi yang baik. Hal ini jelas dalam 2 kondisi : 1.Sebagai pemakai kiri anak menyadari bahwa mereka berbeda dan jika mereka merasa lebih rendah hal itu akan mempengaruhi sikap mereka terhadap diri sendiri dan pada gilirannya mempengaruhi sikap terhadap prilaku mereka. 2.Penggunaan tangan kiri menjadi bahaya yang nyata bagi penyesuaian social dan pribadi yang baik jika hal itu menghambat anak untuk mempelajari keterampilan dan menghasilkan keterampilan yang menurut keyakinannya berada dibawah kemampuannya. Luas dan lambatnya krugian psikologis yang timbul dari upaya mengubah anak dari pemakai tangan kiri kepemakai tangan kanan akan berbeda-beda menurut kondisi: Tingkat motivasi anak untuk melakukan perubahan. Umur anak pada waktu berusaha berubah menjadi pemakai tangan kanan. Apakah anak didorong atau dipaksa untuk melakukan perubahan. Kepribadian membentuk anak. Kepribadian mempengaruhi dampak yang ditimbulkan oleh perubahan pengguna tangan.Sebagai contoh, anak yang gugup dan cepat tersinggung mungkin akan sangat menderita dan kerugiannya berlangsung lama.Sedangkan anak yang santai mungkian tidak menderita sedikitpun Hildreth telah mengemukakan bberapa kondisi untuk dapat melakuka perubahan penggunaan tangan kiri ketangan kanan dengan kerugian psikologis yang minim bagi anak, sebagai berikut : 1 Anak di bawah 6 tahun 2. anak yang menggunakan kedua belah tangan bergantian 3. Indeks pengguna tangan bilateral 4. Periode coba menunjukkan tidak ada kesulitan yang tetap 5.Anak setuju untuk mengubah nya 6. Kecerdasan anka-anak diatas rata-rsata . D. Hambatan atau Permasalahan dalam Perkembangan Fisik-Motorik Pola perubahan yang cenderung berbeda pada setiap anak menyebabkan pertumbuhan fisik anak-anak tampak berbeda satu sama lainnya. Prtumbuhan fisik yang dialami anak akan mempengaruhi proses perkembangan motoriknya. Perkembangan motorik berarti perkembangan pengendalian jasmaiah melalui kegiatan pusat syaraf, urat syaraf, dan otot-otot yang terkoordinasi. Sebagian besar waktu anak dihabiskan dengan bergerak dan kegiatan bergerak ini akan sangat menggunakan otot-otot yang ada pada tubuhnya. Menurut Rusda Koto dan Sri Maryati ( 1994 ) dalam perkembangannya mungkin ditemukan beberapa hambatan pada anak diantaranya adalah : a. Gangguan fungsi pancaindra Gangguan fungsi pada pancaindra yang banyak menimbulkan masalah pada anak adalah gangguan pada indra penglihatan dan pendengaran. Kekurangan daya penglihatan maupun mendengar dapat di ketahui bila derajat penyimpangannya sedah cukup besar dari yang normal. Sebaliknya, apabila taraf kekurangannya masih ringan, cukup sulit untuk mendeteksi kesulitan yang di hadapi anak. b. Cacat tubuh Cacat tubuh umumnya terdapat pada tangan, kaki atau wajah. Apabila seorang anak mengalami cacat tubuh pada tangan atau kaki maka perkembangannya akan mengalami gangguan karena pada masa usia dini kemampuan tubuh sangat penting untuk menunjang perkembangannya. c. Kegemukan ( obesitas ) Kegemukan sering kita temui pada anak usia dini, dan orang tua kadang kala membiarkan atau bahkan senang dengan kegemukan anak karena anak tampak lucu dan menggemaskan. Kegemukan anak sejak dini perlu diwaspadai karena berbahaya bagi perkembangan selanjutnya. Kegemukan dapat membahyakan kesehatan yang dapat berakibat penyakit jantung, diabetes ( kencing manis ), dan tekanan darah tinggi. d. Gangguan gerakan peniruan ( stereotipik ) Gejala yang tampak pada dari gangguan stereotipik adalah gerakan motorik kasar ( gross motor movement ) yang tidak wajar. Gerakan yang disebabkan karena kebiasaan tetapi mempunyai akibat yang tidak baik

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright 2010 Bimbingan dan Konseling.

Theme by blogger.com.
Distributed by: best template blogger seo friendly best blogger game template | best japanese vpn cheap vpn gateway